Sejarah Wayang

Kamis, 27 November 2014


A.    Wayang Dan Budaya Jawa
Dalam bahasa Jawa halus atau krama,pergelaran wayang disebut ringgitan. Dalam bentuk ngoko adalah wayangan. Jadi didalam membangun rumah,orang Jawa sudah meniati untuk menyediakan tempat khusus bagi pergelaran wayang. Ini menandakan betapa kuatnya pengaruh wayang dalam kehidupan orang Jawa.
Wayang merupakan identitas utama manusia Jawa. Demikian kata Marbangun Hardjowirogo dalam Manusia Jawa (1983:33), yaitu dalam bab yang diberi judul “manusia Jawa dan wayang”.
Salah satu hal yang menarik adalah bahwa Raffles mengkaitkan tarikh Ramayana dengan tarikh Mahabharata secara berbeda dengan versi pewayangan sekarang, dimana kita dapat melihat pertemuan itu lewat lakon karangan Rama Nitis. Dalam lakon ini Rama mengakhiri hidupnya dengan cara nitis atau menyatu dengan Kresna sebagai avatara Wisnu sesudahnya. Dalam versi Raffles, kematian Rama menandai pergantian zaman kedua, yaitu Treta Yuga (Raffles : Treta Yoga) ke zaman ketiga, yaitu Dwapara Yuga (Raffles : Duapara Yoga). Dan saat itu kira-kira bersamaan dengan masa hidupnya Sakri, yaitu mbah canggahnya Pandhawa dalam alur kisah Mahabharata.


B.     Asal-Usul Wayang
Kesimpulan dan pendapat dari para pakar wayang pada garis besarnya terbagi menjadi dua:
1.      Pertunjukan wayang berasal, atau setidak-tidaknya terpengaruh oleh pertunjukan tonil India Purba yang disebut chayanataka (seperti pertunjukan bayang-bayang).
2.      Pertunjukan wayang adalah ciptaan asli orang Jawa.


C.     Wayang sebagai Tontonan dan Tuntunan
Kita semua mengetahui, bahwa bagi masyarakat Jawa wayang tidaklah hanya sekedar tontonan tetapi juga tuntunan. Wayang bukan sekedar sebagai sarana hiburan, tetapi juga sebagai media komunikasi, media penyuluhan dan media pendidikan.

Ditinjau dari segi upaya pengembangan budaya Jawa, kedua fungsi wayang tersebut yakni fungsi tontonan dan fungsi tuntunan, semuanya perlu me ndapat perhatian dalam pembinaan wayang. Keduanya perlu senantiasa dijaga dan ditingkatkan kwalitasnya agar selalu dapat memenuhi embannya dengan baik. 

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Pocket